Kehidupan kita saat ini dikelilingi oleh kriptografi, kriptografi sudah digunakan dalam beberapa aplikasi mulai penarikan uang di ATM, kartu kredit, penggunaan kartu cerdas, password computer dan masih banyak aplikasi yang lain. yang akan di bahas adalah penarikan uang menggunakan ATM dan penggunaan kartu cerdas.
Transaksi melalui ATM
Anjungan Tunai Mandiri atau Automatic Teller Machine (ATM) digunakan nasabah bank untuk melakukan transaski perbankan.Utamanya, kegunaan ATM adalah untuk menarik uang secara tunai (cash withdrawal), namun saat ini ATM juga digunakan untuktransfer uang (pemindahbukuan), mengecek saldo, membayar tagihan kartu ponsel, membeli tiket kereta api, dan sebagainya. Transaksi lewat ATM memerlukan kartu magnetik (disebut juga kartu ATM) yang terbuat dari plastik dan kode PIN (Personal InformationNumber) yang berasosiasi dengan kartu tersebut. PIN terdiri dari 4 angka yang harus dijaga kerahasiannya oleh pemilik kartu ATM, sebab orang lain yang mengetahui PINdapat menggunakan kartu ATM yang dicuri atau hilang untuk melakukan penarikan uang. PINdigunakan untuk memverifikasi kartu yang dimasukkan oleh nasabah di ATM.Proses verifikasi dilakukan di komputer pusat (host) bank, oleh karena itu harus ada komunikasi dua verifikasi dengan cara membandingkan PIN yang di-entry-kan oleh nasabah dengan PIN yangdisimpan di dalam basisdata komputer host, lalu mengirimkan pesan tanggapan ke ATM yangmenyatakan apakah transaksi dapat dilanjutkan atau ditolak Selama transmisi dari ATM ke komputer host, PIN harus dilindungi dari penyadapan oleh orang yang tidak berhak. Bentuk perlindungan yang dilakukan selama transmisi adalah dengan mengenkripsikan PIN. Di sisi bank, PIN yang disimpan di dalam basisdata juga dienkripsi (lihat Gambar). Algoritma enkripsi yang digunakan adalah DES dengan mode ECB. Karena DES bekerja denganmengenkripsikan blok 64-bit, maka PIN yang hanya terdiri dari 4 angka (32 bit) harus ditambah dengan padding bits sehingga panjangnya menjadi 64 bit. Padding bits yang ditambahkan berbeda-beda untuk setiap PIN, bergantung pada informasi tambahan pada setiap kartu ATM-nya [PIN02]. Karena panjang PIN hanya 4 angka, maka peluang ditebak sangat besar. Seseorang yang memperoleh kartu ATM curian atau hilang dapat mencoba semua kemungkinan kode PIN yang mungkin, sebab hanya ada 10 ×10 ×10 ×10 = 10.000 kemungkinan kode PIN 4- angka. Untuk mengatasi masalah ini, maka kebanyakan ATM juga menunjukkan bahwa kriptografi tidak selalu dapat menyelesaikan masalah keamanan data Beberapa jaringan ATM sekarang menggunakan penggunaan kriptografi kunci publik. Kartu ATM pengguna mengandung kunci privat dan sertifikat digital yang ditandatangani oleh card issuer (CA) untuk mensertifikasi kunci publiknya. ATMmengotentikasi kartu dengan cara mengirimkan suatu string ke kartu untuk ditandatangani dengan menggunakan kunci privat, lalu tanda-tangan tersebut diverifikasi oleh ATM dengan menggunakan kunci public pemilik kartu. Seperti semua sistem yang berbasis sertifikat digital, terminal ATM perlu memiliki salinan kunci publik card issuer dengan maksud untuk memvalidasi sertifikat digital. Hal ini direalisasikan dengan menginstalasi kunci publik tersebut ke dalam mesin ATM.
KARTU CERDAS (SMART CARD)
No comments:
Post a Comment